Post

Komisi V DPR RI Tinjau Kesiapan Arus Mudik di Bandara Soetta

Blog Single

Jajaran komisi V DPR RI, melakukan pengecekan kesiapan angkutan lebaran untuk arus mudik dan balik lebaran 2018 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Selain faktor keamanan serta kenyamanan yang menjadi sorotan utama,hal lain yang menjadi catatan adalah kemacetan kendaraan di sekitar wilayah bandara dan kenaikan harga tiket pesawat yang kerap terjadi pada musim mudik.

Dalam kunjungan kerja, Komisi V DPR menyoroti beberapa hal penting yang menjadi catatan bagi Angkasa Pura sebagai pengelola bandara, salah satunya adalah kemacetan yang kerap terjadi di pintu masuk terminal 1 karena perbedaan jalur drop yang masih menggunakan tiket berbayar.

“Beberapa masukan sudah saya sampaikan untuk drop penumpang di bandara ini ada perbedaan ada perbedaan antara terminal 1, 2, dan 3. Untuk di terminal 1 kita mau drop penumpang harus ambil tiket itu menyebabkan kemacetan, di terminal 2 langsung orang drop kendaraan jalan lagi tidak bayar. Ada perbedaan dan perlakukan yang berbeda, kami meminta Angkasa Pura menyamakan semuanya,” ungkap Ketua Komisi V DPR RI, Sigit Susiantomo. (07/06/18)

Selain itu, Komisi V meminta pihak maskapai dan Kementerian Perhubungan, untuk merumuskan tarif batas atas tiket yang kerap berubah pada musim lebaran dan libur panjang.

“Terkait dengan tiket tarif batas atas, kami sudah menyampaikan kepada Menteri Perhubungan agar ada rumus yang jelas batas bawah dan atas,” katanya.

Direktur utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaludin menyampaikan sebanyak 15  bandara yang dikelola Angkasa Pura II secara serentak mulai mengoperasikan posko angkutan lebaran untuk memonitoring kegiatan selama arus mudik dan balik lebaran.

“Hari ini di seluruh bandara Angkasa Pura II 15 bandara dari Aceh sampai Banyuwangi secara serentak mengoperasikan posko aangkutan lebaran, kita mulai dari h-8 hingga h+8 dengan total 18 hari,” jelas Awaludin. (07/06/18).

(rh)