Post

Pemprov DKI Segel Pulau Reklamasi

Blog Single

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penyegelan pulau B dan D reklamasi teluk Jakarta, Jakarta utara. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau langsung penyegelan bangunan dan tanah tersebut.

Sebanyak 300 personel Satpol PP diterjunkan dalam penyegelan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta terhadap pulau B dan D. Seluruh bangunan dan tanah ini disegel karena dianggap ilegal atau tidak memiliki izin sebanyak 932 bangunan yang terdiri dari 409 rumah, dan 525 ruko disegel. Selain bangunan, Pemprov DKI juga menyegel tanah seluas lebih dari 600 hektar.

“Pemprov DKI Jakarta melakukan penyegelan kepada seluruh bangunan yang terletak di atas tanah dimana hak pengolahan lahan ada pada Pemprov DKI Jakarta. Bangunan yang disegel sebanyak 932 bangunan,” ungkap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (07/06/18).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta agar seluruh pengelola bangunan mengikuti peraturan agar tidak dilakukan penyegelan seperti pulau reklamasi ini. Pemprov DKI Jakarta rencananya akan menata ulang kawasan yang disegel tersebut, tidak hanya pulau reklamasi ini, namun juga seluruh pesisir Jakarta.

“Kita ingin menegaskan kepada semua bahawa di DKI Jakarta kita menegakan peraturan kepada semua, bukan hanya tegak kepada mereka yang kecil, namun juga kepada mereka yang besar dan kuat. Kita ingin agar semua kegiatan mengikuti tata aturan yang ada,” tegasnya.

Setelah dilakukan penutupan, rencananya pulau reklamasi ini akan dijaga oleh Satpol PP selama beberapa hari kedepan. Jika terbukti menyalahi aturan ratusan bangunan tersebut ini akan dirobohkan dan ditata ulang oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Setelah ini ditutup nanti petugas Pol PP akan mengawasi lokasi ini,” pungkasnya.

(nrm)