Post

Menhub Tegaskan, Jangan Ada Pungli Dalam Mudik Jalur Laut

Blog Single

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memimpin apel kesiapan penyelenggaraan angkutan laut lebaran tahun 2018, di dermaga penumpang, pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara. Apel diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh unsur terkait, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, TNI,  Polri, Basarnas,  KPLP,  dan unsur-unsur terkait lainnya. Seusai apel Menteri Perhubungan juga melepas kapal KPLP yang menandai dimulainya penyelenggaraan arus mudik melalui jalur laut tahun ini.

“Kita melepas kapal Ferry menandai kita mulai melakukan suatu kerja besar yaitu mendukung kegiatan mudik lebaran,  khususnya untuk angkutan laut masif  yang dilakukan masyarakat di seluruh Indonesia,  baik itu di pulau Jawa,  Sumatera,  Kalimantan, Sulawesi, dan  juga ke indonesia bagian Timur,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (31/05/18)

Budi Karya Sumadi mengatakan tahun ini pihaknya menyiapkan 1.223 kapal, dengan kapasitas penumpang diperkirakan mencapai 3,4 juta pemudik. Angkutan laut merupakan angkutan masif dan masih dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat indonesia yang bermukim di pulau Jawa, Sumatera, Kalimatan, Sulawesi, dan sejumlah daerah di Indonesia timur. Budi Karya Sumadi juga meminta petugas untuk melayani pemudik dengan baik dan tidak melakukan pungutan liar kepada para pemudik.

“Saya minta kepada Dirjen dan seluruh jajaran untuk bekerja sungguh-sungguh,  melakukan suatu cek dan ricek terhadap persiapan-persiapan dan juga memberikan bantuan bagi semua stakeholder yang membutuhkan bantuan. Banyak daerah-daerah yang membutuhkan seperti Jawa timur,  Kalimantan,  Sumatera Utara,  angkutan laut menjadi angkutan utama.  Saya mengingatkan jangan terjadi pungli kepada pengemudi- pengemudi karena mereka membutuhkan pengayoman dari kita semuanya,” jelas Budi Sumadi.

(nrm)