Post

DISPERINDAG KOTA CILEGON TEMUKAN MAKANAN MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA

Blog Single

Petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel bahan makanan dari para pedagang. terhadap puluhan jenis makanan yang dijual di pasar tradisional Kranggot, kota Cilegon, Banten.

“Pengawasan barang ataupun bahan makanan yang beredar di kota Cilegon bekerja sama dengan BPOM provinsi Banten,” kata Ema Hermawati, Kabid Perdagangan Disperindag Kota Cilegon. (28/05/18)

Sebanyak dua puluh satu sempel jenis makanan yang diambil dari para pedagang pasar, petugas langsung melakukan pemeriksaan, terhadap ketupat, ikan asin, cincau, sekuteng, tahu ,agar-agar, mie baso serta jenis makanan lainnya.

“Kami mengambil BPOM mengambil sampel sebanyak 15 sampai 20 sample makanan yang beredar di kota Cilegon,” lanjut Ema.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menyimpulkan dari makanan sebanyak 3 makanan seperti, ikan asin teri medan, cincau, sotong, mengandung bahan formalin, dan rodamin. Petugas memberikan teguran dan membuat pernyataan kepada pedagang agar tidak menjual produk makanan tersebut.

“Makanan tertentu yang mengandung bahan berbahaya contohnya formalin sama rodamin ternyata bahan makanan yang mengandung rodamin itu ada pada teri medan yang formalin ada terdapat di ehhh cincau sama sotong. Pangan yang lainnya alhamdulillah tidak mengandung jenis-jenis bahan berbahaya,” ungkapnya.

Ema Hermawati menghimbau kepada masyarakat, agar dapat memilih makanan yang tidak mengandung bahan-bahan berbahaya yang dapat merusak kesehatan.

“Himbauan untuk masyarakat supaya menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih makanan dan cerdas untuk melakukan transaksi,” tutupnya.

(jwn)