Post

Operasi Patuh, Polisi Berpakaian Adat

Blog Single

Operasi Patuh 2018 digelar jajaran Satlantas Polres Jakarta Selatan dan Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya, di ruas Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Uniknya, Operasi Patuh kali ini melibatkan polisi berpakaian adat, dan juga sejumlah polisi cilik. Selain itu, polisi juga memberikan bingkisan, kepada para pengendara yang terbukti lengkap saat berkendara sebagai penghargaan tertib dalam berlalulintas.

Kasatlantas Polres Jakarta Selatan AKBP Krisyanto menjelaskan dengan mengajak partisipasi masyarakat dan polisi cilik, memberikan apresiasi kepada masyarakat dan generasi muda agar masyarakat dapat mematuhi peraturan berlalulintas.

“Tujuan dari pimpinan kami dari seluruh lima wilayah didampingi oleh badut, ondel-ondel dan polisi cilik, dan sebagainya. Ini berarti memberikan apresiasi kepada masyarakat, bahkan generasi muda. Polisi cilik memberikan pelajaran kepada masyrakat agar tertib berlalulintas,” jelas, Kasatlantas Polres Jakarta Selatan AKBP Krisyanto, (02/05/18).

Dengan Operasi Patuh 2018, masyarakat diharapkan lebih tertib dalam berlalulintas, serta mentaati setiap rambu lalulintas yang terpasang di jalan.

“Diharapkan kedepannya masyarakat lebih tertib tidak hanya dengan banyaknya polisi, namun kepada rambu-rambu lalulintas,” terang AKBP Krisyanto.

Pengendara yang melintas dan diperiksa kelengkapan surat-surat berkendara mengapresiasi langkah polisi dengan berpakaian adat, turut serta mengajak polisi cilik agar para pengendara tertib dalam berlalulintas.

“Lebih ditingkatkan lagi, untuk keamanan masyarakat untuk saat ini sudah bagus. Dengan pakaian adat menunjukan lebih mencintai budaya Indonesia dan adanya polisi cilik memberikan motivasi cita-cita kedepannya menjadi polisi,” kata Riko.